Friday, June 15, 2012

pesan ,kesan dan harapan untuk kedepan dari me-riview film pendek


Makna
setelah menonton film saya sebagai diri sendiri harus lebih baik lagi berusaha jadi orang yang selalu bersyukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan nikmat yang begitu sempurna
Pesan dan kesan
 pesan untuk saya sendiri jadilah anak yang berbakti kepada kedua orang tua jangan sampai menyakiti perasaan
Kesannya
Syukurilah nikmat yang ada dan pergunakanlah sebaik mungkin
Harapan
untuk kedepan saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya , memiliki kehidupan yang baik buat diri sendiri dan keluarga .

Saturday, April 21, 2012

Teori kepribadian sehat menurut carl rogers


Teori Kepribadian Sehat
Pendapat Rogers : Memahami dan menjelaskan teori kepribadian sehat menurut rogers yang meliputi
1.      Perkembangan kepribadian “self”
2.      Peranan positive regard dalam pembentukan kepribadian individu
3.      Ciri-ciri orang yang berfungsi sepenuhya

A.    Perkembangan kepribadian “self”    
Inti dari teori- teori Rogers yaitu individu memiliki kemampuan dalam diri sendiri untuk mengerti diri, menentukan hidup, dan menangani masalah- masalah psikisnya asalkan konselor menciptakan kondisi yang dapat mempermudah perkembangan individu untuk aktualisasi diri. Rogers menerima istilah self dari pengalaman- pengalaman realita masing- masing individu. Dalam setiap bertambahnya umur ,anak bisa berubah sifat dan perilaku. Dan seorang ibu bisa memperhatikan perkembangan anak, dari waktu ke waktu dan seorang ibulah yang memelihara dan mendidiknya dan tidak di serahkan kepada baby sister
B.     Peranan positive regard dalam pembentukan kepribadian individu                   
Setiap manusia memiliki kebutuhan basic akan kehangatan, penghargaan, penerimaan, pengagungan, cinta, kasih, dan sayang dari orang lain. Kebutuhan ini disebut need for positive regard, yang terbagi lagi menjadi 2 yaitu conditional positive regard (bersyarat) dan unconditional positive regard (tak bersyarat).
Pribadi yang berfungsi sepeuhnya adalah pribadi yang mengalami pengharagaan positif tak bersyarat. Mengapa? Karena ini penting, dihargai, diterima, disayangi, dicintai sebagai seseorang yang berarti tentu akan menerima dengan penuh kepercayaan.
C.    Ciri-ciri orang yang berfungsi sepenuhnya
Menurut pendapat Rogers
Pertama orang yang sehat secara psikologis akan lebih mudah beradaptasi
Karena orang psikologis bisa melihat dan menilai sifat-sifat seeorang maka dari itu dia mudah beradaptasi
Kedua manusia –manusia masa depan akan lebih terbuka atas pengalaman-pengalaman mereka, manusia masa depan akan lebih mendengar dirinya dan memperhatikan perasaan bahagia, marah,kecewa,ketakutan, dan kelembutan mereka
Ketiga dari manusia masa depan adalah kecenderungan untuk hidup sepenuhnya pada masa sekarang. Merujuk kecenderungan untuk hidup pada masa sekarang sebagai kehidupan eksistensial. Manusia masa depan tidak mempunyai kebutuhan untuk menipu diri mereka sendiri ataupun alasan untuk mencoba membuat orang lain kagum
Keempat manusia masa depan akan tetap percaya terhadap kemampuan diri mereka untuk merasakan hubungan yang hamonis dengan orang lain.
Kelima manusia masa depan akan lebih terintegrasi, lebih utuh, anpa batasan-batasan buatan antara proses kognitif yang dilakukan secara sadar   ataupun yang tidak.
Keenam, manusia masa depan mempunyai kepercayaan pada kemanusiaan. Mereka tidak akan menyakiti orang lain hanya untuk kepentingan pribadi; peduli pada orang lain dan akan siap membantu apabila diperlukan; akan mengalami kemarahan, tetapi dapat dipercaya bahwa mereka tidak akan menyerang secara tidak asuk akal melawan orang lain; serta akan merasa agresi, tetapi akan mengalihkannya kea rah yang sepatutnya .
Terakhir, karena manusia masa depan terbuka dengan semua pengalaman, mereka akan lebih menikmati kekayaan hidup dri pada orang lain. Mereka tidak mendistori stimulus internal ataupun menahan emosi mereka .   
            Rogers meberikan lima sifat orang yang berfungsi sepenuhnya :
a.       Keterbukaan pada pengalaman
b.      Kehidupan eksistensial
c.       Kepercayaan terhadap organism sendiri
d.      Perasaan bebas
e.       Kreatifitas
           
 Sumber :
Schultz, D.psikologi pertumbuhan : model – model kepribadian sehat. Yogyakarta: kanisius, 1991.
Suryabrata, S.psikologi kepribadian. Jakarta: kanisius, 1982.
Jess, J. And Gregory,J.F.teori kepribadian. Jakarta: salemba humanika, 2009.






















Sunday, April 8, 2012

Brownis Kukus


Brownis Kukus





Bahan Bahan Membuat Kue Brownis Kukus
-          4 Telor
-          ¼ Gula
-          ¼ Terigu
-           1 Kaleng susu kental manis
-          45 Gram coklat bubuk 
-          Vanili
-          1 Sendok teh sp
-          1 Gelas minyak goreng
Cara membuat :
 Mixer telur dan gula pasir selama 15 menit masukkan sp, vanili, minyak, terigu, coklat bubuk, aduk sampai rata masukkan ke dalam Loyang lalu kukus selama 1 jam  

MENGENAL KONDISI ANAK TERKINI

Di lingkungan masyarakat jika terjadi peristiwa atau kondisi yang heboh pasti di perhatikan banyak orang. Misalnya jika ada konser musik maka oarang orang datang untuk melihat dan menyaksikan konser tersebut.
       Begitu juga didunia pendidikan ,misalnya dalam lingkungan sekolah .Jika ada anak pintar yang dapat rangking satu pasti mendapat perhatian dari guru serta murid. Hal ini berbeda dengan anak yang kurang pintar . pasti jauh dari perhatian. Di sekolah juga akan dapat pengaruh yang baik apabila anak didiknya berprestasi karena sekolah akan mendapatkan  nama baik sekolah yang  berprestasi.
         
                Daftar Pustaka

Al.Tridhonanto. 2012. Jangan Sebut Aku Bodoh. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo
Kompas Gramedia Building 


HAL – HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN ORANG TUA TERHADAP ANAK

HAL HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN ORANG TUA TERHADAP ANAK
Orang tua selalu menginginkan anak nya pintar dan sukses .seorang anak mampu berinteraksi dengan lingkungan ,baik itu pengasuhan maupun pendidikan . dan ada tiga faktor yang berpengaruh atas keberhasilan anak yaitu
1.   Faktor pengaruh lingkungan
2.   Faktor pengasuhan
3.   Faktor pendidikan baik di rumah maupun di sekolah
Orang tua juga harus mengatakan hal yang baik terhadap anak  jika anak melakukan kesalahan maka orang tua harus menasehati anak nya .orang tua juga melindungi dan membimbing memberikan pendidikan agar menjadi anak yang berguna bagi agama dan nusa bangsa .orang tua membantu anak dalam hal pendidikan dan kesehatan ,memberikan motivasi agar anak supaya rajin belajar , mengarahkan anak agar tidak terjerumus pergaulan bebas dan mengarahkan anak dalam kegiatan positif seperti olah raga .


                               
                        Daftar Pustaka

Al.Tridhonanto. 2012. Jangan Sebut Aku Bodoh. Jakarta:
Penerbit PT Elex Media Komputindo
Kompas Gramedia Building 





Sunday, March 25, 2012

kesehatan mental

Konsep Sehat Beserta Dimensinya
Disini kita akan membahas mengenai sehat ,sehat itu berarti sehat jasmani dan rohani kita ,beruntunglah kita yang memiliki badan sehat karna sehat itu mahal harganya
            Sehat dipandang dengan perspektif yang lebih luas. Luasnya aspek itu meliputi rasa memiliki kekuasaan, hubungan kasih sayang, semangat
hidup, jaringan dukungan sosial yang kuat, rasa berarti dalam hidup, atau tingkat kemandirian
tertentu (Haber, 1994).

Definisi WHO tentang sehat mempunyui karakteristik berikut yang dapat meningkatkan
konsep sehat yang positif (Edelman dan Mandle. 1994):
1. Memperhatikan individu sebagai sebuah sistem yang menyeluruh.
2. Memandang sehat dengan mengidentifikasi lingkungan internal dan eksternal.
3. Penghargaan terhadap pentingnya peran individu dalam hidup


Bagaimana agar kesehatan mental kita baik
Kesehatan mental perlu kita jaga agar terhindar dari rasa emosi,

Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental
Dalam perjalanan sejarahnya, pengertian kesehatan mental mengalami
perkembangan sebagai berikut :
a. Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari gangguan dan
penyakit jiwa (neurosis dan psikosis).
b. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan dirinya sendiri, dengan
orang lain dan masyarakat serta lingkungan di mana ia hidup.
c. Terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara fungsifungsi
jiwa serta mempunyai kesanggupan untuk mengatasi problem
yang biasa terjadi, serta terhindar dari kegelisahan dan pertentangan
bathin (konflik).
d. Pengetahuan dan perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan dan
meningkatkan potensi, bakat dan pembawaan semaksimal mungkin,
sehingga membawa kebahagiaan diri dan orang lain, terhindar dari
gangguan dan penyakit jiwa.

Bagaimana pribadi  seorang dapat berkembang
Pribadi seorang dapat berkembang Kita harus berperilaku  baik  berfikiran dewasa bisa memilihmana yang baik dan buruk
Perkembangan psyche atau kepribadian
Jung tidak bicara mengenai perkembangan dalam cara seperti yang dilakukan oleh kebanyakan ahli-ahli lainnya. Dia berbicara tentang perkembangan umat dan manusia; orang-orang menuju ke taraf  yang lebih sempurna. Jung yakin bahwa manusia selalu maju atau mengejar kemajuan, dari taraf perkembangan yang kurang sempurna ke taraf yang lebih sempurna .Apakah tujuan perkembangan itu? Tujuan itu dapat disimpulkan sebagai aktualisasi diri.
1.      Jung menjangkau ke belakang dan ke depan
Freud adalah ahli yang menekankan masa lampau atau kausalitas,sedangkan adler adalah ahli yang berpandangan teleologis, yang menekankan peranan masa depan dengan segala cita-citanya dalam teori kepribadiannya.
Seorang ahli psikologi di dalam memahami kehidupan psikis harus bermuka rangkap; muka yang satu memandang masa lampaunya manusia, sedang muka yang satu lagi memandang masa depannya .
2.      Jalan perkembangan : progresi dan regresi
Didalam proses perkembangan dapat terjadi gerak maju (progresi) atau gerak mundur (regresi). Dalam progresi normal, kekuatan-kekuatan penghalang dipersatukan secara selaras dan koordinatif oleh proses-proses kejiwaan
3.      Pemindahan energi psikis : sublimasi dan represi
Energi psikis itu dapat dipindahkan, artinya dapat ditransfer dari satu aspek atau sistem ; dan transfer ini berlangsung atas dasar prinsip-prinsip pokok dinamika, yaitu ekuivalens dan entropi.
4.      Jalan kesempurnaan : proses individuasi
Bahwa kepribadian mempunyai kecenderungan untuk berkembang ke arah suatu kebetulan yang stabil, adalah hal yang sentrak dalam psikologis jung terlebih-lebih dalam psikoterapinya. Perkembangan adalah semacam pembeberan kebulatan asli yang semula tak punya diferensiasi dan tujuan ; pembeberan ini adalah realisasi atau penemuan diri.       

Teori Perkembangan Kepribadian Erikson
            Erik Erikson: perkembangan psikososial Erikson erick (1902-1994), seorang psikoanalis kelahiran Jerman yang awalnya merupakan bagian dari lingkaran Freud di vienna, dimodifikasi dan diperpanjang teori Freud dengan menekankan pengaruh masyarakat pada kepribadian berkembang. Erikson juga merupakan pelopor dalam mengambil perspektif masa hidup. sedangkan Freud menyatakan bahwa pengalaman anak usia dini secara permanen membentuk kepribadian, Erikson berpendapat bahwa pembangunan ego adalah seumur hidup.
           
           

Teori Perkembangan Kepribadian Freud
Freud berpendapat bahwa anak sampai kira-kira umur lima tahun melewati fase-fase  yang terdiferensiasikan  secara dinamis, kemudian sampai umur dua belas atau tiga belas tahun mengalami fase latent, yaitu dinamika menjadi lebih stabil. Bagi freud, masa sampai umur dua puluh tahun adalah masa yang menentukan bagi pembentukan kepribadian. Adapun fase-fase tersebut ialah:
(a)    Fase oral
Sumber kenikmatan yang pokok yang diasalkan dari mulut adalah makan. Makan ini    meliputi perangsangan terhadap bibir dan rongga mulut,menelan,dan apabila makanan tak menyenangkan menyemburkan ke luar.
(b)   Fase anal
Pengeluaran faeces menghilangkan sumber-sumber ketidaksenagan dan menghasilkan rasa lega. Ketika pembiasan akan kebersihan (toilet training) dimulai pada tahun kedua anak mendapat pengalaman pertama tentang pengaturan impuls-impulsnya dari luar.
(c)    Fase falis
Pada fase ini yang menjadi pusat adalah perkembangan seksual dan rasa agresi serta fungsi, alat-alat kelamin. Kenikmatan masturbasi serta khalayan yang menyertai aktivitas oto-erotik sangat penting .

(d)   Fase latent
Pada fase ini dorongan dinamis itu seakan-akan latent, sehingga anak-anak pada masa ini secara relatif lebih mudah dididik daripada fase-fase sebelumnya dan sesudahnya
(e)    Fase pubertas
Pada fase ini impuls-impuls yang selama masa sebelumnya seakan-akan latent,      menonjol kembali
(f)    Fase Genital
Cathexis pada fase genital mula (fase falis) mempunyai sifat narcistis; artinya individu mempunyai kepuasan dari perangsangan dan manipulasi tubuhnya sendiri dan orang-orang lain diinginkan hanya karena memberikan bentuk-bentuk tambahan dari kenikmatan jasmaniah itu.



Kepribadian yang sehat
Berkepribadian yang sehat itu seperti dalam bekerja kelompok harus saling bertukar fikiran saling , menasehati, tolong menolong dalam hal kebaikan
Bagaiman individu berhubungan dengan orang lain merupakan inti dari kepribadian
Kepribadian tidak cukup di uarikan melalui teori perkembangan dan dinamika diri
sendiri. Berikut ini adalah pengalaman yang akan dialmi oleh individu yang
mempunyai kepribadian yang sehat (stuart dan Sudden, 1991 )
· Gambaran diri yang positif dan akurat
Kesadaran akan diri berdasarkan atas observasi mandiri dan perhatian yang
sesuai dengan kesehatan diri. Termasuk persepsi saat ini dan yang lalu, akan
diri sendiri, perasaan tentang ukuran, fungsi, penampilan dan potensi.
· Ideal diri realistis
Individu yang mempunyai ideal diri yang realitas akan mempuynai tujuan
hidup yang dapat dicapai.
· Konsep diri positif
Konsep diri positif menunjukkan bahwa individu akan sukses dalam hidupnya.
· Harga diri tinggi.
Seorang yang mempunyai harga diri yang tinggi akan memandang dirinya
sebagai seorang yang berarti dan bermanfaat. Ia memanding dirinya sangat
sama dengan apa yang ia inginkan.
· Kepuasan penampilan peran
Indiviu yang mempunyai kepribadian sehat akan mendapat berhubungan
dengan orang lain secara intim dan mendapat kepuasan. Ia dapat mempercayai
dan terbuka pada orang lain dan membina hubungan interdependen.
· Identitas jelas.
Individu merasakan keunikan dirinya, yang memberi arah kehidupan dan
mecapai keadaan


  

                                   




















Daftar Pustaka
Drs. Sumadi suryabrata. Psikologi kepribadian. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada 1982
Potter, Patricia, 2005, Buku Ajar Fundamental Keperawatan : konsep, proses, dan praktek/Patricia A.
Potter, Anne Griffin Perry; Alih Bahasa, Yasmin Asih et al. Editor edisi Bahasa indonesia, Devi Yulianti, Monica Ester. – Ed.4. – Jakarta ; EGC, 2005
Carpenito, Lynda Juall, 2007, Buku Saku Diagnosa Keperawatan, Alih Bahasa:
Yasmin Asih, Edisi 10, Jakarta : EGC

Keliat, Budi Anna, 1994, Gangguan Konsep Diri, Jakarta: EGC

----------------------, 1996, Hubungan Therapeutik Keperawatan, Jakarta: EGC

----------------------, 1996, Peran Serta Keluarga Dalam Perawatan Jiwa, Editor:
Silvana Evi Linda, Jakarta: EGC

Rawlins and Heacock, 1993, Clinical Manual Of Psychiatric Nursing , St Louis: The
CV Mosby Year Company

--------------------------, 1993, Mental Health Psychiatric Nursing, St Louis: The CV
Mosby Year Company

Stuart,Gail W, 2007, Buku Saku Keperawatan Jiwa, Alih Bahasa: Ramona P.
Kapoh, Editor: Pamilih Eko Karyuni, Edisi 5, Jakarta: EGC

Stuart,Gail W, Sundeen SJ, 1998, Buku Saku Keperawatan Jiwa, Edisi 3, Jakarta :
EGC




Stuart, Gail W and Sundeen SJ, 1995 Principle and Practice of Psychiatric
Nursing, 5th ed, St Louis : The CV Mosby Year Book.

Stuart. Gail W and Laraia, 2001 Principle and Practice of Psychiatric Nursing, 7th
ed, St Louis: The CV Mosby Year Book

Townsend, M.C. (1998) Diagnosa Keperawatan Pada Keperawatan Psikiatri untuk
Pembuatan Rencana Keperawatan, Jakarta: EGC
Zakiah Daradjat, Kesehatan Mental, (Yogyakarta: Fakultas Psikologi Press, 1983),
Yustinus Semiun, Kesehatan Mental I, ( Yogyakarta: Kanisius, 2006),